Padel untuk Kepedulian: Aksi Nyata untuk Harapan


Bagaimana sepasang suami istri mengubah perjalanan pemulihan dari kanker menjadi gerakan dukungan bagi sesama.

Apa yang terjadi ketika orang yang Anda kasihi didiagnosis menderita kanker bukan hanya sekali, melainkan dua kali?

Bagi Crystal, perjalanan menyayat hati mendukung tunangannya saat itu, Julian, dalam menghadapi kanker, mendorongnya bersama tiga sahabat, Carol, Marine, dan Reiko, untuk menggerakkan komunitas mereka demi kebaikan yang lebih besar -menggalang dana bagi pasien kanker yang menghadapi perjuangan serupa. Julian didiagnosis menderita seminoma testis pada tahun 2022 dan kembali pada tahun 2023.

Pengalaman tersebut membawa Crystal pada refleksi, "Kami beruntung memiliki sumber daya, dukungan keluarga, dan fleksibilitas untuk memastikan Julian mendapatkan perawatan terbaik. Saya dapat bekerja dari rumah dan tetap menerima gaji sambil merawatnya. Namun tidak semua orang memiliki hak istimewa tersebut. Saya merasa sangat perlu untuk membantu mereka yang kurang beruntung dengan suatu cara."

Empati tersebut melahirkan sebuah gagasan, yang pada akhirnya menjadi "Padel for Cancer", sebuah inisiatif berbasis komunitas yang menggalang dana untuk Singapore Cancer Society (SCS) melalui turnamen padel akhir pekan yang bersahabat.

Diselenggarakan oleh sponsor utama acara Asia Padel bekerja sama dengan sponsor tempat The Padel Co., acara perdana ini diadakan pada November 2024 dengan sambutan yang luar biasa. Didorong oleh keberhasilan tersebut, edisi kedua dilanjutkan pada Mei 2025, dengan 36 tim yang berkompetisi.

MENGGERAKKAN KOMUNITAS PADEL UNTUK TUJUAN YANG LEBIH BESAR

Pasangan tersebut menemukan olahraga padel pada tahun 2023, setelah masa pemulihan Julian dari diagnosis pertama. Apa yang dimulai sebagai olahraga santai menjadi sarana untuk kesembuhan.

"Setelah Julian menyelesaikan pengobatan, ia merasa terpuruk. Kerontokan rambut, isolasi -semua itu sangat berdampak," ungkap Crystal. "Padel membantunya memulihkan rasa percaya diri dan berintegrasi kembali ke masyarakat. Kami membangun komunitas teman-teman di masa yang sangat rentan."

Dengan adanya komunitas padel yang mendukung mereka, Crystal semakin menghargai dukungan yang telah mereka terima. "Saya mulai bertanya-tanya, dapatkah kami mengajak teman-teman melakukan lebih banyak untuk kegiatan amal?" ujar Crystal.

Padel for Cancer pertama pun lahir. Diselenggarakan pada November 2024, acara ini merupakan sebuah langkah yang penuh keyakinan. "Kami tidak tahu bagaimana penggalangan dana nantinya, dan kami harus mengandalkan kebaikan orang lain," katanya. "Dan saya terus bertanya-tanya, akankah kami menggalang dana yang cukup untuk benar-benar memberikan dampak?"

Di balik layar, komunitas bergerak cepat, menyumbangkan hadiah dan mensponsori peralatan. Para relawan tampil sebagai pelaksana acara. "Sungguh menakjubkan melihat orang-orang memberikan waktu, jaringan, dan energi mereka. Kami juga semakin mengenal orang-orang di balik komunitas padel —perusahaan-perusahaan hebat yang mereka jalankan, nilai-nilai yang mereka bagikan," ungkap Crystal.

Keyakinan Crystal terhadap komunitas barunya terbukti benar. Pada tahun 2024, acara tersebut berhasil menggalang dana sekitar $51.000. Pada kesempatan kali ini, mereka menggalang dana sebesar $48.000. Hasil tersebut tidak hanya mencerminkan kedermawanan, tetapi juga kekuatan komunitas yang bersatu dalam tujuan —para peserta, relawan, dan pendukung datang bersama, meluangkan waktu mereka, dan bergerak melalui give.sg untuk menggalang dana dan harapan bagi individu serta keluarga yang terkena dampak kanker.

MENGHARGAI KEKUATAN DAN KASIH YANG MENGUATKAN KITA MELEWATI KANKER

"Kanker adalah salah satu hal yang tidak pernah Anda duga akan menimpa Anda," tutur Crystal. "Diagnosis pertama sungguh mengejutkan, dan diagnosis kedua benar-benar menghancurkan kami. Kemudian saudara laki-laki saya mengingatkan, 'Tidak ada waktu untuk bersedih. Fokuslah pada tindakan. Atur perawatan Julian dan dukunglah dia.'"

Sepanjang perjalanan perawatan dan pemulihan pada kedua kali kejadian, keluarga datang dari jauh dan teman-teman hadir memberikan dukungan. "Kami belajar untuk menerima setiap bantuan, seperti memiliki orang-orang terkasih yang memasak untuk kami," kata Crystal.

Pasangan tersebut juga mulai membuat video pendek untuk berbagi suka dan duka mereka sehari-hari. Video-video ini tidak hanya membantu mereka memperbarui informasi kepada komunitas mereka, tetapi juga memproses gejolak emosi yang mereka alami. "Kami merekam semuanya," kenang Crystal. "Hari-hari sulit, hari-hari yang lebih baik. Hal itu membantu kami merasa terhubung dan mengingatkan kami bahwa kami tidak sendirian."

Video-video tersebut kini menjadi kapsul waktu yang menggambarkan kekuatan. "Terkadang kami menontonnya dan berpikir —wow, kami berhasil melewati semua itu," kata Crystal. "Meskipun penuh kekacauan, ada begitu banyak orang luar biasa yang membantu kami sepanjang perjalanan. Para perawat di PCC sangat luar biasa. Mereka membuat perjalanan ini terasa lebih ringan."

Menggalang dana untuk sesama pasien kanker dengan demikian menjadi cara untuk menghormati kekuatan para pasien kanker dan orang-orang yang mereka kasihi. Dana tersebut akan membantu SCS mendukung pasien dan keluarga mereka, terutama mereka yang berasal dari latar belakang ekonomi kurang mampu.

Selain donasi, acara ini bersinar karena semangat kebersamaan, sukacita, dan harapan yang terpancar. "Acara ini tidak hanya tentang bermain padel," kata Crystal. "Acara ini menunjukkan bahwa kebaikan dapat menular dan kita semua dapat memberikan perbedaan nyata dalam kehidupan orang lain."

DIPOSTING DI Dekat dan Pribadi
DITERBITKAN 01 Maret 2026