15 SEPTEMBER 2017

Tetap positif melalui kanker


Sulit untuk menghindari pikiran negatif ketika Anda didiagnosis menderita kanker atau berjuang melawan penyakit tersebut. Berikut ini adalah beberapa strategi bagaimana cara untuk mengatasi pikiran dan kekhawatiran yang menyusahkan dengan lebih baik. Merupakan hal yang wajar bagi orang yang mengalami situasi yang penuh dengan tekanan untuk memiliki pikiran-pikiran yang negatif. Didiagnosis menderita kanker dan menjalani pengobatan merupakan kejadian yang dapat memicu timbulnya pikiran dan kekhawatiran yang menyusahkan. Selingan dapat membantu untuk menjauhkan kekhawatiran-kekhawatiran ini sementara, namun nantinya mereka akan kembali muncul di saat Anda sedang rentan atau berdiam diri. Anda dapat merasa tak berdaya, marah atau bahkan membenci diri sendiri, dan hasilnya, Anda akan menjadi sulit untuk tidur nyenyak, makan dengan baik atau menikmati hal-hal yang biasa Anda lakukan atau sukai. Bila dibiarkan, pikiran-pikiran ini bahkan dapat menyebabkan depresi klinis. Berikut ini adalah beberapa strategi yang dapat membantu Anda untuk mengatasi pikiran-pikiran negatif dengan lebih baik.

1. Kenali apa yang memicu pikiran negatif Anda

Menganalisis apa yang mungkin menjadi sumber kesusahan Anda dapat membantu mewujudkan kesadaran diri dan perubahan yang positif. Sebagai contoh, hal itu dapat membantu Anda untuk mengenali siklus jahat dari pikiran negatif dan segera membuangnya dari diri Anda. Begitu Anda menyadari apa yang memicu pikiran negatif, maka Anda dapat menghentikannya agar tidak bertambah besar, yang mana selanjutnya dapat berdampak pada tingkah laku Anda. Selain itu, hindari membuat malapetaka atau membuat prediksi negatif yang terlampau dini. Terkadang, ada situasi yang tidak memiliki jawaban, dan menerimanya menjadi hal yang penting. Mungkin dapat membantu bila Anda berbicara dengan seorang konselor yang dapat mendukung Anda dalam proses penemuan jati diri ini dan mengubah pikiran yang merusak diri menjadi pikiran yang menguatkan hidup.

2. Syukurilah berkat yang Anda terima

Menyimpan sebuah jurnal rasa syukur, atau sebentuk buku harian yang membantu Anda mengingat hal-hal yang positif dalam hidup Anda, dapat membantu Anda untuk mendapatkan penghiburan. Di akhir setiap hari, pikirkan mengenai hal-hal pada hari tersebut yang dapat Anda syukuri. Hal-hal ini tidak harus berupa gerakan yang besar atau kejadian yang besar. Mereka dapat berupa berkat-berkat kecil, seperti misalnya cuaca yang bagus, sebuah percakapan yang menyenangkan dengan seorang teman atau dapat menikmati makanan penutup yang lezat. Latihan rasa syukur ini memungkinkan Anda untuk memperluas pikiran Anda dan mengubah pandangan negatif yang Anda miliki menjadi positif.

3. Ulangi ucapan/doa/lagu/puisi yang menghibur

Dalam masa yang sulit, cobalah untuk mengganti pikiran negatif dengan sesuatu yang dapat membangkitkan semangat Anda. Ini dapat dalam bentuk ungkapan yang menguatkan, mantra atau doa. Ulangi ini untuk diri Anda sendiri, hiruplah tiap kata secara sadar dan hembuskan semua kegelisahan Anda.

4. Baca atau tonton kisah yang inspiratif dari para penyintas kanker

Saat Anda merasa sedih, mungkin berguna untuk mengetahui bahwa Anda tidak sendiri. Banyak orang lain yang telah melalui jalan yang sulit ini sebelum Anda dan mereka menjadi lebih kuat dan positif. Biarkan kisah-kisah ini mendorong Anda pada saat-saat yang paling menantang; mengingatkan diri Anda secara terus-menerus bahwa Anda tidak dapat hanya bertahan, tetapi juga harus berkembang.

5. Tetap berada di masa kini

Tetap berada di saat ini – ‘di sini dan sekarang’ – adalah suatu keterampilan yang dapat Anda latih dengan bernapas dan meditasi. Dengan mengetahui serta menyadari pikiran, perasaan dan pengalaman Anda di saat ini, Anda akan berkembang dalam kekuatan serta menjadi kurang reaktif dan gelisah.

6. Jadwalkan ‘istirahat khawatir’

Meskipun tidaklah baik untuk menghabiskan sepanjang hari dengan kekhawatiran dan kegelisahan Anda, tidaklah mungkin untuk memblokir semua pikiran yang seperti itu. Dengan demikian, berikanlah ‘istirahat khawatir’ pada diri Anda setiap hari dimana Anda dapat memanjakan diri Anda dalam kekhawatiran Anda selama 20 hingga 30 menit. Di sepanjang hari, saat Anda menyadari mulai timbul kekhawatiran, ingatkan diri Anda untuk “menundanya” hingga saat istirahat tersebut. Ini menjadi ruang yang Anda alokasikan untuk menjelajahi kegelisahan Anda yang paling besar seraya membatasinya dalam jangka waktu tertentu.

7. Dekati seseorang yang Anda kenal yang juga menderita

Beberapa pasien kanker memperoleh kenyamanan dan kekuatan dari berbagi kisah serta penderitaan mereka dengan sesama pasien untuk menguatkan mereka. Terkadang, dengan mengetahui rasa sakit dan kegelisahan orang lain, Anda tumbuh dalam kelembutan terhadap diri Anda sendiri dan dalam belas kasih terhadap orang lain. Meski demikian, Anda mungkin dapat mempertimbangkan untuk mendekati orang lain pada saat Anda merasa telah siap secara emosional untuk melakukan hal tersebut.

8. Cari bantuan profesional

Tidak perlu merasa malu bila Anda meminta bantuan saat Anda membutuhkannya. Bila Anda merasa kewalahan sehingga hal itu mempengaruhi rutinitas Anda dalam pekerjaan, sekolah atau di rumah, atau bahkan secara negatif mempengaruhi hubungan Anda, pertimbangkanlah untuk mencari bantuan dari seorang konselor. Amanda Tan Sumber: CanHOPE. CanHOPE adalah sebuah layanan non-profit untuk konseling dan dukungan kanker yang disediakan oleh Parkway Cancer Centre.
DIPOSTING DI Kesehatan Psikologis
Label berpikir positif saat terkena kanker, diagnosis kanker, mengelola emosi, tips bagi pasien kanker