13 NOVEMBER 2018

Penjelasan Tentang 6 Tes Darah Yg Umum (Misalnya Untuk Pemeriksaan Kanker)


Pemeriksaan darah: Menghilangkan keraguan

Ada berbagai jenis pemeriksaan darah. Berikut ini adalah tinjauan singkat mengenai beberapa pemeriksaan yang paling umum dilakukan.

Pemeriksaan darah adalah satu prosedur medis paling umum yang mungkin Anda jalani.

Beberapa pemeriksaan darah digunakan untuk menilai status kesehatan Anda secara umum sebagai bagian dari suatu pemeriksaan fisik, beberapa pemeriksaan menelusuri seberapa baik Anda menghadapi kondisi kesehatan yang kronis dan seberapa baik kerja obatnya, beberapa pemeriksaan digunakan untuk skrining kondisi genetik, dan beberapa pemeriksaan lainnya merupakan pemeriksaan awal yang mendeteksi kondisi kesehatan yang lebih serius, termasuk kanker

Sebagian besar pemeriksaan darah cukup sederhana dan cepat: Orang yang terlatih, seperti misalnya seorang perawat atau asisten laboratorium akan mengambil sampel darah, biasanya dari pembuluh darah di lengan Anda, dan mengirimkannya ke laboratorium untuk diperiksa. Hasilnya akan selesai antara satu hari hingga satu minggu.

Apakah Anda perlu mempersiapkan diri untuk menjalani pemeriksaan darah? Ini tergantung pada pemeriksaan apa yang akan Anda jalani. Beberapa pemeriksaan tidak membutuhkan persiapan karena pemeriksaan tersebut dilakukan untuk melihat seperti apa darah Anda dalam kondisi normal. Sementara untuk pemeriksaan lainnya Anda mungkin harus berpuasa – yaitu tidak makan atau minum apapun sejak malam sebelumnya (biasanya sejak tengah malam) hingga dilaksanakannya pemeriksaan pada keesokan paginya.

Ada berbagai jenis pemeriksaan darah. Yang paling umum dilakukan meliputi:

Pemeriksaan hematologi lengkap:

Pemeriksaan ini mengukur jumlah sel darah merah (yang membawa oksigen dari paru-paru ke organ tubuh Anda yang lainnya), sel darah putih (yang membantu melawan dan mencegah infeksi) serta trombosit (sel-sel yang sangat kecil yang membantu darah untuk membeku, mencegah pendarahan dan memar). Hematologi lengkap adalah pemeriksaan darah yang paling umum dan merupakan pemeriksaan yang penting untuk anemia dan kondisi lainnya yang mempengaruhi sel-sel darah.

Pemeriksaan kreatinin:

Memeriksa ginjal Anda dan oleh sebab itu, dapat mendeteksi tanda-tanda penyakit ginjal. Pemeriksaan ini juga penting bagi orang yang menderita diabetes, tekanan darah tinggi atau penyakit jantung.

Pemeriksaan fungsi hati:

Kelompok pemeriksaan darah ini memantau kesehatan hati Anda dan merupakan pemeriksaan yang umum untuk penyakit hati.

Pemeriksaan kolesterol darah:

Memeriksa kadar kolesterol “baik” dan “jahat” di dalam tubuh Anda. Dibutuhkan pemeriksaan secara teratur karena kadar kolesterol darah yang tinggi tidak memperlihatkan gejala, namun merupakan kontributor utama dalam peningkatan risiko terjadinya serangan jantung dan stroke.

Pemeriksaan gula darah:

Pemeriksaan ini mengukur jumlah glukosa, yaitu suatu jenis gula, dalam darah Anda, dan digunakan untuk membantu mendiagnosis diabetes. Pemeriksaan ini juga digunakan untuk membantu penderita diabetes mengelola kondisi mereka.

Pemeriksaan kanker:

Pemeriksaan ini dan pemeriksaan laboratorium lainnya seringkali menjadi pemeriksaan pertama yang dilakukan untuk memandu suatu diagnosis bila diduga ada kanker. Meskipun pemeriksaan darah tidak dapat mengkonfirmasi apakah Anda menderita kanker atau tidak, pemeriksaan ini dapat membantu dokter Anda untuk menentukan pemeriksaan atau prosedur lanjutan apa sajakah yang perlu dilakukan. Pemeriksaan darah untuk kanker meliputi:

Pemeriksaan hematologi lengkap:

Dengan memeriksa apakah terdapat jumlah yang terlalu banyak atau terlalu sedikit dari suatu jenis sel darah, atau adanya sel yang tidak normal, pemeriksaan darah yang umum dilakukan ini dapat memberikan petunjuk yang bermanfaat untuk membantu dokter menentukan apakah mereka perlu melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Pemeriksaan protein darah:

Memeriksa beragam protein dalam darah, dan dapat membantu mendeteksi protein sistem kekebalan tubuh tertentu yang tidak normal yang mungkin jumlahnya lebih banyak pada orang yang menderita mieloma ganda (multiple myeloma).

Pemeriksaan penanda tumor:

Memeriksa zat kimia (yang disebut sebagai penanda tumor) yang dihasilkan oleh beberapa kanker. Namun, karena kadar penanda tumor yang tinggi terkadang dapat disebabkan oleh kondisi non-kanker, maka pemeriksaan ini bukanlah metode yang dapat dipercaya untuk mendiagnosis kanker, dan tidak dapat digunakan sebagai pemeriksaan tunggal.

Meski demikian, pemeriksaan penanda tumor secara umum dapat diterima sebagai pemeriksaan yang bermanfaat setelah adanya diagnosis kanker, karena mereka dapat membantu dokter untuk menentukan apakah kanker masih terus berkembang atau merespon pengobatan. Penanda tumor meliputi:

  • Prostate-specific antigen (PSA) untuk kanker prostat
  • Cancer antigen 125 (CA 125) untuk kanker ovarium
  • Cancer antigen CA15-3 untuk kanker payudara
  • Alpha-fetoprotein (AFP) untuk kanker hati
  • Human chorionic gonadotropin (HCG) untuk tumor sel kuman pada testis atau ovarium

 

Penting untuk diperhatikan bahwa meskipun pemeriksaan darah biasanya memenuhi standar yang tinggi, terkadang hasilnya salah. Anda dapat memperoleh hasil positif palsu, yaitu hasil yang menunjukkan bahwa Anda menderita suatu penyakit padahal sebenarnya tidak; atau hasil negatif palsu, yaitu tidak mendeteksi penyakit yang sebenarnya Anda derita. Banyak hal umum yang dapat mempengaruhi hasil pemeriksaan darah, termasuk obat-obatan, menderita pilek, konsumsi makanan tertentu, atau kegiatan fisik yang berat sebelum menjalani pemeriksaan darah.

Bila hasil Anda “abnormal”, penting bagi Anda untuk tidak langsung membuat kesimpulan. Buatlah janji untuk menemui dokter Anda sesegera mungkin dan bertanyalah agar Anda dapat lebih memahami arti dari hasil tersebut, dan apakah Anda harus mengulang pemeriksaan tersebut atau menjalani pemeriksaan lain yang berbeda.

Apa yang harus dilakukan

1) Jujurlah kepada dokter Anda: Bila Anda lupa mengikuti instruksi yang harus dilakukan sebelum menjalani pemeriksaan darah, atau mengkonsumsi obat-obatan tertentu, atau merasa kurang sehat, beri tahu dokter Anda agar ia dapat memberi saran apakah Anda sebaiknya melakukan pemeriksaan tersebut di lain waktu.

2) Selalu simpan salinan dari hasil pemeriksaan Anda: Ini bukan hanya untuk dokumentasi Anda, namun juga penting bila Anda menemui dokter lain atau berkonsultasi dengan seorang dokter spesialis.

3) Bertanyalah: Jangan takut untuk bertanya dan dapatkan penjelasan dari dokter Anda mengenai pemeriksaan dan hasilnya. Beberapa pertanyaan yang bermanfaat:

  • Mengapa saya perlu menjalani pemeriksaan ini?
  • Apakah arti dari hasil pemeriksaan ini?
  • Seberapa akuratkan pemeriksaan ini?
  • Berdasarkan hasil pemeriksaan saya, apakah saya perlu melakukan pemeriksaan lain? Bagaimana pengobatannya?

 

Kok Bee Eng

Label kanker darah, kelainan darah, penanda tumor