02 JUNI 2016

Mengapa Anda butuh Vitamin D yang lebih


Vitamin D telah menunjukkan manfaat preventatif atau pencegahan untuk banyak penyakit termasuk penyakit jantung dan diabetes. Ada pula sejumlah studi yang mengesankan bahwa vitamin D bisa membantu menurunkan risiko terserang sejumlah kanker.

Apa itu vitamin D?

Vitamin D adalah nama yang diberikan kepada sekelompok vitamin yang larut dalam lemak prohormon, yaitu zat yang biasanya memiliki aktivitas hormonal kecil sendiri, tetapi tubuh bisa mengubahnya menjadi hormon.

Vitamin D membantu tubuh menggunakan kalsium dan fosfor untuk menguatkan tulang dan gigi. Kekurangan vitamin D dapat menyebabkan kerapuhan tulang – rakhitis, pada anak-anak dan osteomalasia, pada orang dewasa.

Sebagian besar orang memperoleh asupan vitamin D yang mereka butuhkan melalui paparan sinar matahari.

Bagaimana vitamin D bisa melawan kanker?

Efek vitamin D pada kanker telah dipelajari secara ekstensif dan sejumlah riset (dari Asosiasi Amerika untuk Riset Kanker atau American Association for Cancer Research) menunjukkan adanya kaitan antara meningkatnya asupan vitamin D dan menurunnya risiko kanker payudara. Lembaga ini menemukan bahwa Vitamin D bisa mengurangi risiko hingga 50 persen. Sebuah studi di Harvard juga melaporkan bahwa meningkatnya asupan vitamin D dapat meningkatkan pula tingkat kelangsungan hidup pasien kanker paru-paru.

Rupanya , vitamin D mempegaruhi struktur sel epitel. Tanpa vitamin D, strukturnya bisa menjadi terpisah dan sel-sel ini bisa sekarat – jika Anda memperoleh asupan vitamin D yang cukup, maka sel epitel akan tetap sehat dan akan membantu mengurangi peluang terserang kanker.

Bagaimana saya bisa memperoleh vitamin D yang cukup?

Di antara keunggulan vitamin D adalah aksesibilitasnya. Anda hanya perlu berjemur di bawah sinar matahari selama sepuluh menit dan Anda bisa menyerap sebanyak 5.000 IU (International Units) vitamin D jika Anda membiarkan 40 persen tubuh Anda terpapar sinarnya, tanpa pelindung sinar matahari atau sunscreen. Kulit yang terpapar sinar matahari bisa memproduksi vitamin D dan vitamin D bisa juga diperoleh dari jenis makanan tertentu

Sumber-sumber makanan yang secara alami mengandung vitamin D di antaranya ikan berlemak, minyak hati ikan, dan telur. Namun sumber vitamin D terbanyak datang dari makanan yang diperkaya dengannya, seperti susu, jus dan sereal sarapan. Vitamin D juga bisa diperoleh melalui suplemen makanan.

Namun, terlalu banyak asupan vitamin D juga dapat menyebabkan lonjakan kadar kalsium, yang dapat menyebabkan kalsinosis (deposit garam kalsium di jaringan lunak, seperti jantung, ginjal, atau paru-paru) dan hiperkalsemia (kadar darah tinggi akan kalsium).

Toksisitas vitamin D lebih mungkin terjadi dari asupan yang berlebihan dari suplemen makanan

Paparan sinar matahari yang berlebihan tidak akan menimbulkan keracunan vitamin D – namun terlalu banyak terkena paparan sinar matahari akan meningkatkan risiko terserang kanker kulit.

Oleh Charmaine Ng

Manfaat Vitamin D

  • Mengaktifkan sistem kekebalan tubuh
  • Menjaga kesehatan gigi dan tulang
  • Mendukung fungsi paru-paru dan kesehatan jantung
  • Mengatur kadar insulin dan menbantu perawatan kencing manis
     

Makanan dengan Vitamin D

  • Minyak ikan cod
  • Ikan salmon
  • Telur
  • Ikan tuna kaleng, dalam air dan disaring
  • Jamur portobello
  • Susu skim yang diperkaya
  • Ayam
DIPOSTING DI Nutrisi
Label diet & nutrisi untuk pasien kanker, makanan & memasak yang sehat, mencegah kanker