02 MARET 2017

Makan dengan baik, hidup


Pola makan dan gaya hidup Anda dapat mengurangi risiko-risiko terkena kanker  

Tidak ada cara yang pasti untuk mencegah kanker, tetapi ada langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk mengurangi kemungkinan seseorang terkena kanker. Namun, pola makan sehat adalah salah satu cara mencegah kanker, faktor lain yang juga bisa mencegah kanker adalah kegiatan fisik.

World Cancer Research Fund dan American Institute for Cancer Research mengulas ribuan kajian mengenai kanker dan menemukan bahwa ada faktor-faktor yang membantu dalam mencegah kanker atau kambuhnya kanker. Faktor-faktor ini adalah:

  • Jaga agar lemak tubuh serendah mungkin dalam rentang berat badan normal.
  • Jaga agar tubuh tetap aktif secara fi sik sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari Anda.
  • Mengurangi konsumsi gula.
  • Memakan sebagian besar makanan yang berasal dari tumbuhan.
  • Batasi asupan daging merah dan daging olahan.
  • Jangan terlalu banyak mengkonsumsi alkohol: Pria tidak boleh minum lebih dari dua gelas sehari dan wanita tidak lebih dari satu gelas per hari.
  • Batasi asupan garam Anda dengan mengurangi konsumsi makanan asin atau makanan yang diasapkan dan menghindari sereal, biji-bijian dan kacang-kacangan yang berjamur.
  • Kebutuhan gizi harus dipenuhi oleh pola makan Anda, bukan suplemen.


Seperti yang Anda lihat, tidak ada satu makanan tertentu yang dapat mencegah kanker. Sebaliknya, mencegah kanker melibatkan perubahan gaya hidup Anda seperti kebiasaan makan dan aktivitas fisik.

Makan makanan sehat

Makanan olahan seperti ham, bacon, salami dan sosis harus dihindari sebisa mungkin. Nitrat atau nitrit biasanya ditambahkan ke produk-produk ini, atau proses pengasapan dan pengeringannya dapat menghasilkan N-nitroso, senyawa yang mungkin bersifat kanker atau karsinogenik.

Karsinogen juga dapat ditemukan dalam jamur dan racun seperti Afl atoksin yang ditemukan dalam sereal, biji-bijian dan kacang serta fumonisin pada jagung.

Untuk mencegah karsinogen, Anda harus lebih teliti bagaimana Anda mempersiapkan makanan. Misalnya, hindari memasak daging pada suhu tinggi seperti menggoreng dalam minyak yang banyak. Daging dan makanan laut yang telah dipanggang atau dibakar di atas api langsung juga menyebabkan terbentuknya karsinogen.

Mengubah pola makan Anda

Cobalah untuk menggunakan bahan-bahan segar dan alami dalam memasak. Misalnya, pilih ikan segar atau ayam daripada bakso ikan, nugget ayam atau daging panggang olahan karena produk-produk seperti ini dianggap makanan olahan dan telah ditambahkan pengawet atau bahan kimia lainnya.

Banyak orang cenderung beralih ke makanan beku olahan atas dasar kenyamanan. Untuk menyiasa-ti hal ini, Anda harus mencoba untuk merencanakan terlebih dahulu apa yang akan dimasak. Den-gan demikian, Anda tahu bahanbahan apa yang perlu dicairkan dan bahan apa yang siap untuk di-masak pada saat Anda sampai di rumah. Mereka yang tidak membuat rencana biasanya akan mem-ilih memakan makanan yang praktis atau makanan olahan sebagai gantinya.

Penelitian membuktikan bahwa konsumsi alkohol meningkatkan risiko terkena kanker kepala dan leher, esofagus, usus dan payudara.

Alkohol diketahui menghasilkan oksigen reaktif yang dapat merusak DNA, protein dan lipid, atau lemak, melalui proses yang disebut oksidasi. Hal tersebut juga merusak kemampuan tubuh untuk memecah dan menyerap berbagai nutrisi yang biasanya terkait dengan risiko terkena kanker.

Alkohol juga diketahui dapat meningkatkan kadar estrogen, hormon yang terkait dengan risiko lebih tinggi terkena kanker payudara.

Minuman beralkohol juga dapat mengandung berbagai kontaminan karsinogenik seperti nitrosamin, serat asbes, fenol dan hidrokarbon, yang dibentuk selama proses fermentasi dan produksi.

Ben Tan

Sumber: CanHOPE. CanHOPE adalah organisasi non-profit berupa konseling kanker dan layanan dukungan kepada pasien yang disediakan oleh Parkway Cancer Centre.     

DIPOSTING DI Nutrisi, Pencegahan Kanker
Label diet & nutrisi untuk pasien kanker, gaya hidup yang sehat, karsinogen, makanan & memasak yang sehat, mencegah kanker, mengurangi risiko (terkena) kanker, tips bagi pasien kanker