19 AGUSTUS 2016

Kembali mendapatkan selera makan


Lokakarya yang mengajarkan pasien kanker bagaimana mengatasi malnutrisi dan hilangnya nafsu makan dengan menyiapkan makanan yang mudah ditelan atau makan dalam porsi yang lebih kecil.

Makan dan minum secara normal, serta menikmati makanan kita, merupakan suatu hal yang banyak dari kita menerima begitu saja tanpa mensyukurinya. Bagi banyak pasien kanker, hal ini merupakan suatu masalah yang nyata selama dan setelah pengobatan.

Nafsu makan yang rendah dan kesulitan dalam menelan (suatu kondisi yang disebut disfagian) dapat menyebabkan pasien sama sekali kehilangan keinginan untuk makan.

Sebagai akibatnya, mereka dapat mengalami malnutrisi, yang akan berdampak pada daya tahan tubuh mereka, kesembuhan mereka, serta kualitas hidup secara keseluruhan.

Dengan tujuan memberikan solusi untuk mengatas malnutrisi dan mengembalikan nafsu makan bagi orang-orang yang mengalami hambatan dalam makan, CanHOPE mempersembahkan suatu lokakarya dengan tema “Makanan yang Menggugah Selera dengan Tekstur yang Dimodifi kasi (Appetising Texture-Modifi ed Meals)” pada bulan Juni, yang diselenggarakan oleh perusahaan lokal Health Food Matters.

Para peserta belajar mengenai strategi untuk mengatasi malnutrisi dan hilangnya nafsu makan. Lokakarya ini juga memberikan pengalaman praktek bagaimana menciptakan makanan yang menggugah selera dengan tekstur yang dimodifi - kasi bagi orang yang memiliki kesulitan menelan.

Tim dari Health Food Matters melihat ke Jepang untuk rangkaian produk makanan bermutu tinggi, yang secara khusus dikembangkan untuk membantu orang-orang yang memiliki kondisi medis agar mereka dapat kembali menemukan sukacita pada saat makan.

Produk-produk ini digunakan di lebih dari 4.000 institusi layanan kesehatan di Jepang, dan mereka telah ada selama puluhan tahun. Produkproduk ini meliputi bahan pengubah untuk mengentalkan cairan, kudapan yang kaya gizi, dan kemasan siap makan yang porsinya disesuaikan bagi nafsu makan yang berkurang.

Strateginya adalah untuk mengantarkan asupan gizi secara penuh tanpa perlu jumlah yang banyak atau besar.

Grace Gan, salah satu pendiri Health Food Matters, menceritakan mengenai perjalanannya membawa produk-produk ini ke Singapura.

“Jepang sangatlah maju dalam bidang ini. Kami terinspirasi oleh perjalanan kami ke sana. Orang tua, orang-orang di panti jompo atau rumah sakit, dan bahkan mereka yang memulihkan kesehatannya di rumah, memiliki sangat banyak pilihan makanan dengan gizi yang dimodifi kasi.”

Ibu Gan, yang juga seorang terapis wicara dengan spesialisasi dalam bidang komunikasi orang dewasa dan kesulitan menelan, mengamati bahwa orang-orang di Jepang, meskipun sakit dan memiliki masalah medis yang serius, memiliki kualitas hidup yang sangat tinggi.

“Itu menjadi suatu hal yang sangat menginspirasi kami,” ujar beliau, “kami melihat semua jenis produk-produk yang menarik, dalam jumlah ribuan – membuat kami kebingungan.”

Perusahaan tersebut mencari dan mendapatkan produk-produk terpilih yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat di sini. “Sejauh ini, kami telah memperoleh tanggapan yang menggembirakan dari berbagai institusi layanan kesehatan di Singapura, serta kesan yang positif dari orang-orang yang telah mencoba produk-produk tersebut,” ujar Ibu Gan.

Untuk memperoleh keterangan mengenai seluruh jenis produk yang tersedia, serta informasi gizi dan resep yang relevan, silakan kunjungi healthfoodmatters.com.sg.

Ditulis oleh Sharon Tan  

DIPOSTING DI Nutrisi
Label CanHOPE, diet & nutrisi untuk pasien kanker, makanan & memasak yang sehat, seminar & lokakarya