05 JULI 2016

Ini Alasan Mengapa Anda Harus Makan Dengan Baik dan Benar

Disumbangkan oleh: Fahma Sunarja

Fahma Sunarja Ahli Diet Senior dari Parkway Cancer Centre menjelaskan risiko tidak memiliki pola makan yang tepat dan sehat.

Pola makan yang tepat merupakan hal yang penting bagi semua orang- pola makan harian yang seimbang sangat penting untuk kesehatan yang optimal.

Hal ini bahkan menjadi lebih penting jika Anda sedang dirawat karena kanker atau memiliki kondisi kesehatan kronis seperti diabetes, stroke, tekanan darah tinggi dan kelainan jantung.

Namun masih banyak orang yang tidak mempunyai pola makan yang benar dan sehat.

Penelitian menunjukkan bahwa masih banyak orang di Singapura yang kekurangan gizi terutama mereka yang sakit kronis. Hal ini masih terjadi padahal makanan bergizi tersedia bebas dan terjangkau.

Mengapa hal ini bisa terjadi?

Salah satu faktor yang menyebabkan hal ini adalah gaya hidup. Banyak orang yang sibuk bekerja atau sekolah, dan sering makan di luar. Sering kali, mereka lebih memilih makanan yang praktis atau apa yang mereka sukai daripada makanan yang baik untuk mereka. Contohnya, banyak orang dewasa dan anak-anak menyukai makanan cepat saji - ayam goreng, kentang goreng dan minuman ringan. Namun, makanan ini tinggi kandungan lemak jenuh dan kurang serat, vitamin dan mineral. Makanan olahan dan makanan instan juga populer karena makanan ini menghemat waktu dan praktis. Tapi makanan seperti ini biasanya melalui proses pengolahan yang panjang, dan cenderung mengandung pengawet, pewarna dan bahan buatan lainnya.

Dalam jangka panjang, pola makan tersebut akan menyebabkan kekurangan gizi - dan dalam beberapa kasus, menyebabkan atau memperburuk beberapa penyakit kronis.

Gizi Buruk Dapat Menyebabkan Penyakit

Dalam upaya untuk mempunyai pola makan yang lebih sehat, orang dengan masalah jantung atau kolesterol tinggi tanpa sadar mengurangi asupan daging, kerang, telur dan produk susu. Dalam jangka panjang, pola makan ini dapat menyebabkan mereka tidak mendapatkan cukup nutrisi seperti zat besi, asam folat dan vitamin B12 - yang dapat menyebabkan anemia.

Masalah lain yang juga sering ditemui adalah kekurangan kalsium. Orang-orang yang memiliki intoleransi laktosa atau tidak suka minum susu, biasanya menghindari produk susu. Jika mereka tidak menggantinya dengan sumber kalsium lain, mereka cenderung berisiko terhadap osteopenia atau bahkan osteoporosis.

Bagi orang-orang yang menderita diabetes, sangat penting untuk mendapatkan nutrisi yang tepat.

Jika Anda memiliki diabetes dan tidak mempunyai pola makan yang baik, gula darah Anda kemungkinan sulit untuk dikontrol. Dalam jangka panjang, diabetes yang tidak terkontrol dapat menyebabkan komplikasi dan masalah yang mempengaruhi jantung, ginjal atau sistem saraf. Komplikasi ini bahkan bisa mengakibatkan lebih banyak pembatasan pada apa yang bisa dimakan atau tidak. Hal ini tentunya akan membuat Anda lebih sulit untuk mempunyai pola makan yang baik sehingga susah untuk memperbaiki kesehatan Anda.

Hal yang sama juga berlaku untuk pasien kanker yang tidak makan dengan baik atau yang harus mengikuti diet ketat, Anda kemungkinan tidak mendapatkan cukup protein, zat besi dan nutrisi penting lainnya. Hal ini dapat menyebabkan Anda kekurangan beberapa nutrisi sehingga sistem kekebalan tubuh mungkin akan terpengaruh dan mengakibatkan tertundanya proses pengobatan dan penyembuhan secara keseluruhan.

Gambar: Diambil dari “Membangkitkan Nafsu Makan”, buku resep yang diterbitkan oleh Parkway Cancer Centre  

DIPOSTING DI Nutrisi
Label anemia, diet & nutrisi untuk pasien kanker, makanan & memasak yang sehat