Bahasa Indonesia
  • English
  • 中文
  • Tiếng Việt
  • Pусский язык
  • العربية
 
  • Tentang PCC
  • Tim Kami
  • Layanan Kami
  • Informasi Kanker
  • Kanker Dukungan
  • Berita & Acara
  • Hubungi Kami

Kanker Colorectal/Usus besar

Apakah Kanker Colorectal/Usus besar itu?

Kanker Colorectal sering juga disebut sebagai kanker kolon atau kanker usus besar . Penyakit ini pertama-tama tumbuh di dalam usus besar atau rektum.

Kanker usus besar merupakan jenis kanker yang paling sering terjadi di Singapura. Insiden kanker ini terus meningkat baik di kalangan pria maupun wanita. Di Singapura, kanker jenis ini merupakan salah satu yang tertinggi di Asia, bersama dengan Taiwan, Jepang dan Australia. Berita bagusnya, jumlah kematian akibat kanker usus besar telah merosot dalam 15 tahun terakhir. Ini berkat semakin banyak orang yang mengikuti skrining kesehatan secara teratur, yang bisa mendeteksi kanker usus besar sejak dini.

Pengobatan kanker usus besar juga semakin baik, sehingga pasien dapat dirawat dengan lebih efektif. Deteksi dini kanker usus besar biasanya dapat menyembuhkan secara total.

Tidak ada penyebab tunggal dari kanker usus besar, dan dalam sebagian besar kasus, kanker ini dimulai dengan polip yang tumbuh menjadi kanker.

Kanker Colorectal

Apakah Kanker Colorectal itu?

Kanker colorectal berasal dari jaringan kolon (bagian terpanjang di usus besar) atau jaringan rektum (beberapa inci terakhir di usus besar sebelum anus). Sebagian besar kanker colorectal adalah adenocarcinoma (kanker yang dimulai di sel-sel yang membuat serta melepaskan lendir dan cairan lainnya).

Colorectal Cancer

Apa Penyebab Kanker Colorectal?

Tidak ada yang tahu penyebab sebenarnya dari kanker colorectal ini. Namun, kami tahu bahwa orang dengan kebiasaan tertentu lebih besar kemungkinannya terkena kanker colorectal. Penelitian menemukan faktor-faktor risiko berikut ini untuk kanker colorectal:

  • Polip di usus (Colorectal polyps): Polip adalah pertumbuhan pada dinding dalam kolon atau rektum, dan sering terjadi pada orang berusia 50 tahun ke atas. Sebagian besar polip bersifat jinak (bukan kanker), tapi beberapa polip (adenoma) dapat menjadi kanker.
  • Colorectal Cancer
  • Colitis Ulcerativa atau penyakit Crohn: Orang dengan kondisi yang menyebabkan peradangan pada kolon (misalnya colitis ulcerativa atau penyakit Crohn) selama bertahun-tahun memiliki risiko yang lebih besar
  • Riwayat kanker pribadi: Orang yang sudah pernah terkena kanker colorectal dapat terkena kanker colorectal untuk kedua kalinya. Selain itu, wanita dengan riwayat kanker di indung telur, uterus (endometrium) atau payudara mempunyai tingkat risiko yang lebih tinggi untuk terkena kanker colorectal.
  • Riwayat kanker colorectal pada keluarga: Jika Anda mempunyai riwayat kanker colorectal pada keluarga, maka kemungkinan Anda terkena penyakit ini lebih besar, khususnya jika saudara Anda terkena kanker pada usia muda.
  • Faktor gaya hidup: Orang yang merokok, atau menjalani pola makan yang tinggi lemak dan sedikit buah-buahan dan sayuran memiliki tingkat risiko yang lebih besar terkena kanker colorectal.
  • Colorectal Cancer
  • Usia di atas 50: Kanker colorectal lebih biasa terjadi pada usia manusia yang semakin tua. Lebih dari 90 persen orang yang menderita penyakit ini didiagnosis setelah usia 50 tahun ke atas.

Gejala

Gejala umum dari kanker colorectal adalah perubahan pada kebiasaan buang air besar. Gejalanya antara lain:

  • Perubahan kebiasaan buang air besar (diare atau sembelit/konstipasi)
  • Usus besar Anda terasa tidak kosong seluruhnya
  • Ada darah (baik merah terang atau kehitaman) di kotoran Anda
  • Kotoran Anda lebih sempit dari biasanya
  • Sering kembung atau keram perut, atau merasa kekenyangan atau begah
  • Kehilangan berat badan tanpa alasan
  • Selalu merasa sangat letih
  • Mual atau muntah-muntah

Umumnya, gejala-gejala ini bukan akibat kanker. Masalah kesehatan lainnya juga bisa menyebabkan gejala seperti ini. Tapi, Anda juga perlu tahu bahwa kanker pada stadium dini biasanya tidak terasa sakit. Oleh karena itu, orang yang mengalami gejala ini harus ke dokter untuk didiagnosis dan dirawat sedini mungkin.

Skrining

Tes skrining akan membantu dokter menemukan polip atau kanker sebelum ada gejalanya. Deteksi dini kanker colorectal biasanya juga meningkatkan efektivitas pengobatan kanker. Tes skrining berikut ini dapat digunakan untuk mendeteksi polip, kanker, atau ketidaknormalan lainnya.

  • Tes darah samar pada feses/kotoran (Fecal occult blood test -FOBT): Terkadang kanker atau polip mengeluarkan darah, dan FOBT dapat mendeteksi jumlah darah yang sangat sedikit dalam kotoran. Karena tes ini hanya mendeteksi darah, tes-tes lain dibutuhkan untuk menemukan sumber darah tersebut. Kondisi jinak (seperti hemoroid), juga bisa menyebabkan darah dalam kotoran.
  • Sigmoidoskopi: Dokter akan memeriksa rektum Anda dan bagian bawah kolon dengan tabung cahaya (sigmoidoskop). Jika ditemukan polip (pertumbuhan jinak yang dapat menjadi kanker), maka polip bisa diangkat.
  • Kolonoskopi: Dokter akan memeriksa rektum dan seluruh kolon dengan menggunakan tabung panjang bercahaya (kolonoskop). Jika ditemukan polip (pertumbuhan jinak yang dapat menjadi kanker), maka polip bisa diangkat.
  • Colorectal Cancer
  • Enema barium kontras ganda (Double contrast barium enema): Prosedur ini mencakup pengisian kolon dan rektum dengan bahan cair putih (barium) untuk meningkatkan kualitas gambar sinar X. Dengan demikian, ketidaknormalan (seperti polip) dapat terlihat dengan jelas.
  • Pemeriksaan rektal secara digital: Pemeriksaan rektal seringkali menjadi bagian pemeriksaan (check-up) fisik rutin. Dokter akanmemasukkan jari dengan sarung tangan yang telah dilumasi ke dalam rektum, untuk merasakan ketidaknormalan.

Diagnosis

Jika Anda mempunyai gejala atau hasil skrining yang mengarah pada kanker colorectal, maka dokter harus mencari tahu apakah gejala tersebut berasal dari kanker atau kondisi kesehatan yang lain.

Dokter akan menanyakan riwayat medis pribadi dan keluarga Anda, dan melakukan pemeriksaan fisik.

Jika ditemukan ketidaknormalan (misalnya polip), biopsi perlu dilakukan. Seringkali, jaringan yang abnormal dapat diangkat selama kolonoskopi atau sigmoidoskopi. Dokter patologi akan memeriksa jaringan apakah mengandung sel kanker dengan menggunakan mikroskop.

Bagaimana menilai kanker colorectal?

Jika biopsi menunjukkan adanya kanker, dokter harus mengetahui tingkat stadium penyakit agar bisa merencanakan pengobatan yang terbaik. Stadium tersebut berdasarkan apakah tumor sudah menyerang jaringan di sekitarnya, apakah kanker telah menyebar, dan jika memang sudah menyebar, ke bagian tubuh yang mana penyebarannya.

Dokter membagi kanker colorectal berdasarkan stadium berikut:

  1. Stadium 0: Kanker ditemukan hanya pada lapisan terdalam di kolon atau rektum. Carcinoma in situ adalah nama lain untuk kanker colorectal Stadium 0.
  2. Stadium I: Tumor telah tumbuh ke dinding dalam kolon atau rektum. Tumor belum tumbuh menembus dinding.
  3. Stadium II: Tumor telah berkembang lebih dalam atau menembus dinding kolon atau rektum. Kanker ini mungkin telah menyerang jaringan di sekitarnya, tapi sel-sel kanker belum menyebar ke kelenjar getah bening.
  4. Stadium III: Kanker telah menyebar ke kelenjar getah bening di sekitarnya, tapi belum menyebar ke bagian tubuh yang lain.
  5. Stadium IV: Kanker telah menyebar ke bagian tubuh yang lain, misalnya hati atau paru-paru.
  6. Kambuh: Kanker ini merupakan kanker yang sudah diobati tapi kambuh kembali setelah periode tertentu, karena kanker itu tidak terdeteksi. Penyakit ini dapat kambuh kembali dalam kolon atau rektum, atau di bagian tubuh yang lain.

Pengobatan apa yang ditawarkan?

  • Pembedahan – Pembedahan adalah tindakan mengangkat jaringan yang mengandung tumor dan jaringan/kelenjar getah bening di sekitarnya. Pembedahan ini bisa dilakukan melalui laparoskopi atau pembedahan terbuka.
  • Kemoterapi – Kemoterapi menggunakan obat-obatan anti kanker bertujuan untuk mengecilkan/membunuh sel-sel kanker. Obat-obatan ini masuk ke dalam aliran darah dan bisa mempengaruhi sel-sel kanker di seluruh tubuh.
  • Terapi Biologi – beberapa penderita kanker colorectal yang sudah menyebar bisa menggunakan antibodi monoklonal, yaitu sejenis terapi biologi. Antibodi monoklonal ini akan mengikat diri pada sel-sel kanker colorectal. Terapi ini akan menghambat pertumbuhan sel-sel kanker.
  • Terapi Radiasi – Terapi radiasi (juga disebut sebagai radioterapi) menggunakan sinar berenergi tinggi untuk membunuh sel-sel kanker. Cara ini akan mempengaruhi sel-sel kanker pada area yang diobati saja.

Jenis dukungan apa saja yang tersedia?

CanHOPE adalah sebuah tim pendukung hasil inisiatif ParkwayHealth bersama dengan tim dokter multi-disiplin yang berupaya menjalankan metode holistik untuk merawat kanker tanpa ada biaya tambahan. Para penasehat menjalankan layanan konseling kanker melalui telepon hotline dan email, untuk memberikan dukungan emosi dan psiko-sosial kepada semua pasien dan perawatnya, agar mereka bisa mengatasi kanker dengan efektif. Layanan konseling temu muka juga bisa diselenggarakan.

Pasien, profesional kesehatan & publik juga bisa mendapatkan informasi kanker terbaru, tes skrining yang terkait, pengobatan dan rujukan ke layanan kanker yang tepat, informasi untuk layanan rehabilitasi dan layanan dukungan lanjutan, saran-saran tentang efek samping pengobatan kanker, strategi mengatasi kanker, pola makan serta gizi.

HUBUNGI para penasihat CanHOPE kami: +62 21 520 6770
atau e-mail: enquiry@canhope.org

Informasi Kanker

  • Tentang Kanker
  • Jenis-jenis kanker
  • Melawan Kanker
  • HealthNEWS
  • Kisah Harapan
  • Videos

Jenis-jenis kanker

  • Payudara
  • Paru-Paru
  • Colorectal / Usus besar
  • Leukemia
  • Limfoma
 
Home  |   Tentang PCC  |   Hubungi Kami  

Copyright © 2011 Parkway Cancer Centre.
No parts of this website can be reproduced without prior written permission from Parkway Cancer Centre.

When our loved one is diagnosed with cancer, we will want to ensure that he or she receives the very best care and treatments. Also whatever is needed to ensure recovery is carried out quickly and smoothly. At Parkway Cancer Centre (PCC) you can be certain that all patients would be well taken care of.

Parkway Cancer Centre offers comprehensive cancer treatment with a highly skilled, multi-disciplinary team comprising consultant medical specialists, nurses, counsellors and other para-medical professionals to meet the specific needs of cancer patients. Our Centre uses the latest technologies in cancer treatment to help you access proven innovative therapies for the best clinical outcomes.

Our commitment is to provide a comprehensive holistic treatment of cancers in a safe and comfortable environment, where patients are attended to by caring and experienced professionals.

(65) 6735 5000
www.parkwaycancercentre.com
www.facebook.com/parkwaycancercentre

We Treat

Bladder cancer, Brain Tumor/cancer, Breast cancer, Colorectal cancer, Gastro-Intestinal cancer, Kidney cancer, Leukemia, Liver cancer, Lung cancer, Lymphomas (Hodgkin's/Non-Hodgkins), Nasopharyngeal cancer, Oral & Maxilofacial cancer, Ovarian & Cervical cancer, Prostate cancer, Thyroid cancer.

Our Centres

Gleneagles Hospital
6A Napier Road Level 2
Singapore 258500

Gleneagles Hospital
6A Napier Road #01-35
Singapore 258500

Mount Elizabeth Hospital
3 Mount Elizabeth
Level 2
Singapore 228510

Mount Elizabeth
Medical Centre

3 Mount Elizabeth
#13-16/17
Singapore 228510

Gleneagles Hospital
(Annexe Block)

6A Napier Road #04-37
Singapore 258500


CanHOPE, a non-profit cancer counselling & support service and hotline, is an initiative by Parkway Cancer Centre. It is a resource for information about cancer and its available screening tests and treatments for both patients and the general public. CanHOPE is manned by an experienced, knowledgeable and caring support team who have access to comprehensive information from reputable resources on a wide range of cancer topics, including treatment options for cancer. Our support team will take as much time as required to provide thorough and personalised attention. All information provided are kept confidential.

CanHOPE also runs a face-to-face cancer counselling & support service at our offices where our support team are based. The objective of this service is to address the psychosocial needs of patients and families across an entire spectrum of the disease from diagnosis to “living with cancer” to palliative care.

Singapore Gleneagles Hospital
6A Napier Road #02-24
Singapore 258500
(65) 6738 9333

www.canhope.org
www.facebook.com/iamcancerwarrior

CanHOPE Indonesia Office

Jakarta
Tel: (62) 21 798 6066 / (62) 21 520 7773
Email: jakarta@canhope.org
Suite 908 Tamara Centre
Jl. Jenderal Sudirman Kav.24
Jakarta 12920

Bali
Tel: (62) 36 176 1929
Fax: (62) 36 1762 521
Email: bali@canhope.org
Jl. Dewi Sri No. 45-C
Kuta 80361 - Bali

Bandung
Tel: (62) 22 720 8326 / (62) 22 723 4798
Fax: (62) 22 7208 326
Email: bandung@canhope.org
Jl. Salam No. 25 Bandung 40114

Medan
Tel: (62) 61 452 8989
Fax: (62) 61 4526 345
Email: medan@canhope.org
Jl. S. Parman No. 103 Medan 20153
24-Hour Helpline: +62 81 2607 3575

Semarang
Tel: (62) 24 841 7183 / (62) 24 841 7184
Fax: (62) 24 8449 724
Email: semarang@canhope.org
Jl. Erlangga Tengah
18C Semarang

Solo
Tel: (62) 27 172 3555
Fax: (62) 27 1734 395
Email: solo@canhope.org
Jl. R.M. Said No.156
Solo 57132

Surabaya
Tel: (62) 31 534 9188
Fax: (62) 31 5318 191
Email: surabaya@canhope.org
Wisma BII Lantai 10, Suite 1017
JI. Pemuda 60-70 Surabaya